Advertisement
Singaraja ( Beritanusra.co.id) — Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng (THB) resmi menetapkan jajaran direksi untuk periode 2026–2031 pada Jumat (14/8/2026). Jabatan Direktur Utama kembali dipercayakan kepada I Made Lestariana SE, untuk periode ketiga.
Ia didampingi I Nyoman Suwirta sebagai Direktur Teknik. SK penugasan diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Ruang Rapat Smart Room Perumda Tirta Hita Buleleng.
Bupati Sutjidra juga mengingatkan agar momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola, efisiensi, dan kesehatan perusahaan.
Bupati Juga menegaskan keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari finansial, melainkan dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kepercayaan ini harus dijawab dengan peningkatan kinerja nyata di lapangan.
“Saya minta agar kepercayaan ini dijawab dengan kerja keras, integritas, profesionalisme, dan keberanian untuk melakukan perbaikan. Pertahankan apa yang sudah baik, perbaiki apa yang masih kurang, dan lakukan terobosan untuk hal-hal yang belum tercapai,” kata Sutjidra.
Menanggapi arahan Bupati Sutjidra, Direktur Utama Perumda Air Minum THB I Made Lestariana menyatakan kesiapannya untuk menaikkan target operasional.
Perusahaan akan mengoptimalkan rencana bisnis lewat jalur inovasi dan penguatan skema pembiayaan. Langkah ini bertujuan menekan tingkat kehilangan air serta menggenjot pendapatan.
“Kita diberikan tantangan oleh Pak Bupati selaku KPM dari target yang sudah tertuang di dalam rencana bisnis kita 2025–2029 untuk bisa ditingkatkan, tentunya dengan berbagai upaya inovasi dan creative financing,” ujar Lestariana.
Terkait kontribusi daerah, perusahaan membidik target dividen Rp 12 miliar pada akhir masa penugasan dari posisi saat ini sebesar Rp 9 miliar.
Selain keuangan, perbaikan pelayanan masyarakat dari aspek kuantitas, kualitas, kontinuitas, tarif, dan perluasan cakupan distribusi tetap menjadi prioritas utama.
“Dari segi pelayanan, otomatis kita harus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi kuantitas, kualitas dan kontinuitas, termasuk keterjangkauan serta cakupan layanan kepada masyarakat agar semakin meluas,” ujar Lestariana.***

.png)