Advertisement
Singaraja -- Perhelatan Buleleng Festival 2026 yang kembali digelar tahun ini mengangkat tema "Uriping Rasa". Hal ini terungkat dalam konferensi Pers Pemkab Buleleng bersama awak media di Diresto Sunda Kecil pada Jumat ( 14/08/2026) siang.
Konsep Bulfest dengan tema Uriping Rasa ini tidak lain dimaksudkan untuk menghidupkan kembali Rasa, Cerita dan Identitas Buleleng. Dengan tujuan menguatkan nilai budaya, sejarah, tradisi dan kreatifitas masyarakat.
Konsep buleleng tempo dulu dalam Bulfest ini juga bertujuan membangun koneksitas ruang masa lalu dan masa kini. Hal ini diwujudkan dengan alur wisata kota yang menyajikan nuanasa tempo dulu, pasar dan kesenian tradisional terutama adanya nanti dagang patokan, permainan rakyat dan pameran sejarah.
Ajang Bulfest 2026 Uriping rasa ini mengangkat berbagai kegiatan seperti tampilan Pengalaman Buleleng Tempo Dulu, Pasar Tempo Dulu dan Kuliner Tradisional, Pameran UMKM, rumah cerita buleleng, aktivitas interaktif, pertunjukan seni dan budaya, ruang kreatifitas dan komunitas, galeri seni dan sejarah buleleng, panggung hiburan festival dan kampanye kesadaran sampah plastik termasuk adanya hiburan layar Tancap.
Bulfest 2026 Uriping Rasa ini dibagi 3 Zona Panggung yakni Zona A Buleleng Tempo Dulu, Zona B Modern dan Creative Space serta Zona C Budaya Berkelanjutan.
Buleleng Festival tahun 2026 ini dilaksanakan selama 6 (enam) hari, yaitu dari hari Selasa, 18 Agustus sampai dengan Minggu, 23 Agustus 2026.
Ratusan tenan juga akan mengisi ketiga zona tersebut.
Sedangkan untuk mengisi panggung terbuka disiapkan untuk pertama tarian massal melibatkan puluhan sanggar senin dengan 150 penari. Total Ada 9 Sanggar seni dibuleleng akan tampil dalam tarian massal dan grup atau perseorangan.
Sedangkan zona C akan dihibur kesenian Gong Genyar, Drama Gong, Bondres dan lainnya.
Untuk pengamanan lalu lintas melibatkan Satlantas Polres Buleleng, Dishub serta areal parkir dikelola sepenuhnya oleh Desa Adat Buleleng bersama pecalang. Dengan berbagai titik parkir yang sudah disiapkan.
Diterangkan oleh Ketua Panitia Ariadi Pribadi selaku asisten 1 bahwa Buleleng Festival bukan
sekadar menghadirkan sebuah acara, tetapi menghidupkan kembali budaya, menggerakkan ekonomi, meningkatkan kunjungan, dan membangun kebanggaan terhadap Buleleng.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra disampingi Wakilnya I Gede Supriatna juga berharap agar kegaiatan ini bisa berjalan lancar dan masyarakat dapat sepenuhnya memeriahkan acara dimaksud.
Adapun target wisatawan yang diharapkan mendatangi kegiatan adalah 90.000 wisatawan lokal, Domestik atau juga mancanegara.
Sebab Bulfest juga akan mendatangkan berbagai artis lokal dan nasional. Seperti Kla Project, Jun Bintang, lolot, pertunjukan DJ dan lainnya.***

.png)