Advertisement
Buleleng -- Gelaran Mini Soccer YLC PERADI Singaraja Cup I menciptakan kesan tersendiri bagi Para advokat muda yang tergabung di Young Lawyers Committee (YLC) DPC Peradi Singaraja.
Dimana pagelaran Kejuaran Mini Soccer Antar APH dan Instansi Pemkab Buleleng berlangsung sukses.
Dalam pertandingan sepakbola Mini Soccer YLC CUP I antar instansi pada Jumat (21/8/2026) di Lapangan Mini Soccer Desa Pemaron diHadiri langsung Ketua DPC Peradi Singaraja, Ketua PN Singaraja dan Ketua KONI Buleleng yang sekaligus Wakil Bupati Buleleng.
Dalam pertandingan sepak bola mini soccer ini, Tim Sepak Bola PERADI Singaraja saat final berhasil sebagai Juara I setelah mengkandaskan Tim Sepak Bola Setda Buleleng. Dan dalam perebutan juara III, Tim Sepak Bola Pengadilan Negeri Singaraja berhasil mengalahkan Tim Sepak Bola Imigrasi Singaraja.
Ketua Umum KONI Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna,SH yang berkesempatan hadir dalam pertandingan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak penyelenggara dalam hal ini YLC DPC Peradi Singaraja yang turut berkontribusi menghidupkan iklim olahraga di Buleleng.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia pertandingan mini soccer YLC Cup I yang dilaksanakan pada hari ini. Hal ini akan bisa lebih menggairahkan olahraga di Kabupaten Buleleng,” ucapnya.
Iapun meyakini ajang pertandingan olahraga seperti ini, nantinya tidak hanya melahirkan masyarakat yang sehat secara fisik, namun juga mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah secara keseluruhan.
“Saya berharap, selain masyarakatnya sehat, prestasi olahraga di Buleleng juga semakin meningkat," ujar Supriatna sembari berseloroh "rajin-rajin berolahraga biar sehat,”.
Supriatna menyebut melalui sinergi antara Peradi, Pemkab Buleleng, KONI, dan jajaran APH dalam penyelenggaraan turnamen persahabatan ini, diharapkan menjadi momentum berkesinambungan dalam menciptakan iklim penegakan hukum yang harmonis dan kondusif di Kabupaten Buleleng.
Sementara itu usai pertandingan Ketua DPC Peradi Singaraja, Kadek Doni Riana, SH, MH didampingi Made Suwinaya,SH,M.Hum, I Nyoman Sunarta,SH,MH dan Ketut Widiada,SH menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terobosan inisiatif yang dilakukan oleh YLC Peradi Singaraja. Artinya kegiatan ini menjadi ruang yang sangat baik bagi para advokat muda untuk menunjukkan inovasi dan peran aktifnya di tengah masyarakat.
“Kegiatan pertandingan olahraga ini, atas inisiasi dari YLC DPC Peradi Singaraja, dan kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Jadi dikedepannya nanti, YLC bisa terus berinovasi melakukan hal-hal yang positif,” tegasnya.
Menurut Kadek Doni Riana atau akrab di Panggil KDR bahwa
selain sebagai sarana menjaga kebugaran di tengah padatnya jadwal persidangan dan pelayanan hukum, kegiatan ini krusial untuk membangun kesepahaman (chemistry) antar-Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah.
“Jadi hal ini merupakan sarana di luar kesibukan kita dalam persidangan dan sebagai pelayan masyarakat. Tentu kita ingin ada chemistry ketika nanti sharing dalam penegakan hukum maupun pelayanan kepada masyarakat, agar tidak ada salah persepsi,” terangnya.
Menyangkut dengan minimnya peserta dalam ajang mini soccer YLC CUP I Tahun 2026, kata Doni Riana ajang kali ini difokuskan sebagai uji coba awal di tingkat APH dan Pemda. Kedepan pihaknya berencana menjadikan kegiatan olahraga ini sebagai agenda berkelanjutan YLC CUP II. Dan juga bisa dikembangkan dengan menyelenggarakan cabang olahraga yang lain.
Penyelenggaraan Mini Soccer yang kali pertama dilaksanakan oleh YLC DPC Peradi Singaraja diikuti oleh empat tim, yakni Tim YLC PERADI Singaraja, Tim Pengadilan Negeri Singaraja, Tim Sekretariat Daerah (Setda) Buleleng, dan Tim Kantor Imigrasi Singaraja.***


.png)